Baikitu cerita yang penuh dengan kegagalan, kesuksesan, kesedihan, hingga kebahagiaan. Nah, di bawah ini sendiri cerita singkat dengan kata kata motivasi hidup yang bisa Anda jadikan motivasi. Cerita motivasi pengikat gajah; Di dalam sebuah penampungan gajah, terlihat gajah yang hanya ditampung dengan seutas ikatan tali.
BelajarDari Kesalahan Kisah Kesuksesan Dr Robert Ya, tepat, bahwa Pengalaman tersebut membuat Robert kecil tidak takut menghadapi kegagalan. Sama dengan kalian, jangan pernah takut menghadapi kegagalan, karena kesalahan yang kalian buat, apabila kalian kaji dan teliti, pasti akan dapat menambah ilmu kalian. Cerita Motivasi Kepemimpinan
Bagaimanamengubah pengalaman kegagalan yang pernah saya alami dengan kesuksesan?" Tanpa Anda berani memulai dari diri sendiri untuk berusaha, belajar dan berjuang, ulet dan tidak menyerah pada keadaan, maka Anda tidak akan pernah meraih sukses!" Cerita Motivasi Mengalahkan Diri Sendiri; Cerita Motivasi Jangan Takut Bermimpi;
Adapepatah mengatakan, kegagalan adalah awal dari kesuksesan.Tapi perlu kita ingat bahwa bukan berarti kesuksesan harus dimulai dari kegagalan. Bisa jadi kesuksesan dan impian yang anda raih adalah hasil dari perenungan, pemikiran yang dalam, hingga anda berbuat. Tips dalam meraih cita-cita dan impian : Kenali kemampuan dan cita-cita anda.
Saatdimana kita menyadari betapa kita dapat belajar banyak dari semua kegagalan yang kita alami. Dan, kemenangan adalah saat di mana kita melangkah begitu mantap dan yakin bahwa kita begitu hebat untuk sekedar melawan suatu kegagalan kecil. Saat dimana kita dapat mengalahkan diri kita sendiri, sehingga kadang-kadang kita merindukan sebuah
Tegasakan diri sendiri, buang pikiran negatif, dan lakukan yang terbaik. Kegelisahan hanya milik mereka yang putus asa. 5. Ambillah risiko, kalau menang, kamu akan senang. Kalau kamu kalah, kamu akan jadi orang bijak. 6. lajar memang melelahkan, namun akan lebih melelahkan lagi bila saat ini kamu tidak belajar. 7.
. Ada banyak contoh cerita inspiratif dalam kehidupan sehari-hari. Kadang kita hanya tidak membacanya, terpikir pun tidak. Karena manusia modern selalu disibukkan dengan bagaimana mengisi kehidupan demi kelangsungan kehidupan manusia itu sendiri. Di sini mencoba menggali kisah inspirasi hidup yang unik, menarik, indah dengan kisah yang menjadikan kita lebih bijaksana dan bersemangat dalam hidup. Semoga contoh cerita inspiratif ini mengilhami hidup Anda di saat penuh kesedihan, semangat, kemenangan dan sukacita, terutama ketika jatuh bangun memulai bisnis dan usaha. Memang akhirnya Anda akan kembali berkaca pada cermin dalam kisah inspiratif ini Karena itu, kami berusaha mengajak Anda tak sekadar bertahan. Tapi juga memberi nuansa baru pada diri Anda. Sehingga Anda merasa lebih bermartabat sebagai manusia, ciptaan Tuhan yang tertinggi. 1. Cerita Inspiratif Memulai Bisnis Tidak Ada Rahasia Sukses Alkisah, seorang pemuda sudah tidak betah lagi menjadi karyawan. Ia sangat yakin bahwa dengan membuka bisnis sendiri, ia akan dapat mencapai kesuksesan lebih cepat. Namun, ia belum tahu apa yang harus ia lakukan untuk memulai sebuah bisnis. Ia pun memutuskan untuk berkonsultasi dengan seorang pakar bisnis. “Saya ingin sekali memiliki bisnis sendiri, apa yang harus saya lakukan untuk memulai suatu bisnis? Saya sudah lama sekali bekerja keras sebagai karyawan, tetapi kehidupan saya tidak pernah berubah. Kehidupan saya seperti berjalan di tempat. Mohon petunjuk dan arahan dari Bapak, agar saya bisa memulai bisnis sendiri,” katanya saat menemui pakar bisnis. “Anak muda, apakah kamu pernah melakukan suatu perjalanan? Seperti pergi ke luar negeri atau ke kota lain?” tanya sang pakar bisnis. “Ya. Saya pernah melakukan perjalanan ke luar negeri satu kali. Saat itu, saya diajak ayah saya untuk berlibur di sana. Tetapi, apa hubungannya saya pergi ke luar negeri dengan saya memulai sebuah bisnis?” jawab sang pemuda heran. “Apa saja yang kamu lakukan sebelum berangkat untuk berlibur ke luar negeri?” tanya pakar bisnis itu lagi. “Pertama, kami menentukan tempat tujuan, termasuk penginapan, dan beberapa hal lain yang kami butuhkan di sana. Kemudian, kami memesan tiket pesawat. Terakhir, kami mempersiapkan semua barang bawaan kami termasuk beberapa keperluan dalam perjalanan ke luar negeri,” jawab pemuda itu kesal karena menurutnya, jawaban pakar bisnis tersebut sudah keluar dari konteks. Melihat wajah pemuda itu memerah akibat menahan amarah, pakar bisnis itu tersenyum lalu berkata, “Anak muda, ketahui bahwa hal serupa juga harus kamu lakukan untuk memulai sebuah bisnis.” “Maksud Bapak apa? Saya sama sekali tidak mengerti dengan maksud Bapak,” tanya pemuda itu semakin geram. “Untuk membuka sebuah bisnis, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan jenis bisnis apa yang akan kamu geluti. Kemudian, kamu harus tahu tempat bisnis itu akan dijalankan. Apakah di perkotaan dan di pusat keramaian? Atau, tempat lain yang mampu membantunya berkembang. Lalu, kamu harus mengurus semua surat kelengkapan yang berhubungan dengan pembukaan bisnis, agar di kemudian hari tidak ada pihak lain yang mengganggu karena tidak ada kelengkapan surat pembukaan bisnis. Setelah bisnismu berhasil berjalan, kamu harus tekun bekerja. Jika kamu sudah tekun bekerja tetapi kamu masih mengalami kegagalan, jangan cepat menyerah. Segera cari penyelesaian dan maju kembali untuk terus bekerja,” jelas pakar bisnis itu dengan sangat rinci. Mendapat penjelasan sedemikian detail, pemuda yang sebelumnya geram itu pun berubah sikap. Ia mengucapkan terima kasih atas nasihat yang diberikan kepadanya. Setelah itu, pemuda tersebut kembali ke rumahnya dan melaksanakan semua nasihat dari pakar bisnis. Satu satu tahun kemudian, toko swalayan yang ia kelola berkembang pesat dan memiliki pendapatan yang sangat fantastis. Siapa pun bisa mencapai kesuksesan. Semua manusia memiliki hak yang sama untuk sukses. Sukses adalah milik semua orang, tanpa kecuali. Tidak ada rahasia tertentu untuk sukses. Tidak ada hal-hal magis. Kesuksesan adalah hasil kerja keras dan usaha yang tidak pernah mengenal lelah, tidak takut gagal, dan tidak mundur ketika dirundung kerumitan atau kesulitan. Sukses sama seperti bila kita ingin bepergian ke luar negeri. Kita harus mempersiapkan segala sesuatu yang kita butuhkan. Penentuan tempat tujuan. Pengurusan paspor dan surat-surat penting lainnya. Pengurusan tiket pesawat. Pengurusan tempat penginapan. Persiapan barang-barang bawaan. Persiapan peralatan yang dibutuhkan dalam perjalanan. Demikian pula untuk mencapai kesuksesan dalam dunia bisnis, kita butuh persiapan. Ketahui bahwa tidak pernah ada uang yang jatuh dari langit jika kita hanya duduk berpangku tangan. Tidak ada orang yang mengantarkan makanan jika kita tidak bekerja. Kita tidak akan pernah sampai di tempat tujuan jika tidak ada langkah awal. Demikian juga dalam mencapai kesuksesan di dunia bisnis, tidak pernah ada kesuksesan yang kita capai tanpa kerja keras. Tidak ada kesuksesan yang tercapai jika tidak ada pengorbanan. Tidak ada kesuksesan jika tidak belajar dari kegagalan. Sukses adalah sebuah proses. Kesuksesan dalam bisnis adalah upah dari kerja keras kita. Sukses adalah keberhasilan kita dalam memaknai setiap kegagalan dan pengorbanan sebelumnya. Oleh karena itu, jangan mundur jika menemui kegagalan dalam bisnis. Jangan menyerah jika gagal. Jangan takut jika diliputi kegagalan. Jangan putus asa jika pernah gagal. Kegagalan tidak harus membuat kita berhenti. Sebaliknya, kegagalan harus mendorong kita agar tetap bergerak maju tanpa henti. Jangan mati jika terus-menerus menemui kegagalan. Kegagalan suatu ketika pasti berlalu dan tergantikan dengan suatu kesuksesan. Dalam dunia bisnis, kita harus belajar dari setiap kegagalan. Belajar untuk melakukan sesuatu lebih baik dari sebelumnya. Belajarlah dari setiap kegagalan yang pernah kita alami, karena hal itu pasti membuat kita semakin kuat. Kegagalan akan membuat kita semakin bijaksana dan sempurna. Hanya dengan demikianlah, kesuksesan pasti bisa kita capai. Tidak ada rahasia sukses. Sukses adalah hasil dari persiapan, kerja keras, dan belajar dari kegagalan. – General Colin Powell 2. Cerita Motivasi Kerja Ketika Gagal Sukses Berawal dari Kegagalan Alkisah, suatu sore, ada seekor burung tekukur pergi untuk mencari makanan di ladang, tempat para petani sedang memanen hasil ladangnya. Saat itu, sang tekukur berusaha untuk memperoleh makanan sebagai pengganjal perut di malam hari. Dengan serius, tekukur tersebut terus mencari butiran padi yang terjatuh saat para petani panen. Beberapa saat kemudian, tekukur tersebut kaget karena ternyata ia telah masuk perangkap yang dipasang oleh seorang petani. Ia lalu berjuang untuk bisa melepaskan diri dari perangkap. Usaha demi usaha terus ia lakukan agar bisa melepaskan diri dari perangkap. Ia mengumpulkan semua tenaganya, lalu berusaha terbang sekuat mungkin dengan harapan bisa meloloskan diri. Namun, seluruh usahanya sia-sia. Perangkap yang dipasang oleh petani sangat kuat dan sangat sulit untuk dijebol. Siang malam ia selalu berusaha keras untuk melepaskan diri dari perangkap. Namun usahanya tetap tidak pernah berhasil. Meskipun semenjak terperangkap ia tidak makan apa-apa, ia mengerahkan sisa tenaganya untuk berusaha melepaskan diri. Akhirnya, ia berhasil meloloskan diri dari perangkap sebelum petani datang melihat perangkapnya. Setelah berhasil melepaskan diri dari perangkap, ia lalu terbang setinggi mungkin karena senang bisa berhasil meloloskan diri dari perangkap maut. Saat terbang pun, kecepatannya jauh lebih kencang dari burung tekukur lain. Seekor tekukur lain yang sedang terbang berusaha menghampirinya karena ia sangat heran mengapa tekukur itu terbang lebih tinggi dan lebih kencang darinya, padahal mereka dari jenis yang sama. Ketika berhasil mendekat, ia berkata, “Hai, Sobat, mengapa engkau bisa terbang setinggi dan secepat ini, sampai-sampai saya sangat kewalahan untuk mengejarmu.” “Saya pernah terperangkap jerat petani. Saat terperangkap, saya selalu berusaha untuk terbang dengan menggunakan semua kekuatan yang saya miliki. Saya berusaha untuk terbang lebih kencang daripada biasanya. Seandainya saya tidak pernah terperangkap, saya juga tidak akan tahu bahwa sebenarnya kita juga bisa terbang setinggi elang dan secepat elang menyambar anak ayam di tanah,” jawab si burung tekukur. Sukses adalah impian semua orang tanpa kecuali. Orang kaya pun tetap menginginkan kesuksesan, terlebih orang yang hidupnya pas-pasan. Semua orang berlomba-lomba untuk mencapai kesuksesaan. Namun, hanya sebagian saja yang bisa mencapai kesuksesan. Mereka yang mencapai kesuksesan adalah orang yang selalu kuat menerima setiap kegagalan dalam perjalanan menuju kesuksesan. Sukses akan menjadi milik orang yang selalu kuat dalam menerima segala risiko dari perjuangannya. Tidak pernah ada kesuksesan yang tercapai jika tidak pernah ada kegagalan. Sukses tercapai jika orang selalu siap menerima semua risiko, baik kecil maupun besar. Orang yang mencapai kesuksesan sejati adalah mereka yang selalu bersedia belajar dari setiap kegagalannya. Sesungguhnya, kesuksesan adalah kegagalan, dan kegagalan adalah kesuksesan. Kesuksesan dan kegagalan adalah selembar mata uang yang semua sisinya bernilai sama. Oleh karena itu, kita tidak perlu takut terhadap kegagalan. Kegagalan akan selalu ada. Kegagalan adalah suatu kondisi yang bertujuan untuk menyadarkan kita agar berbuat lebih baik, bukan untuk membunuh kita. Jika menginginkan kesuksesan, kita harus bersedia menerima kegagalan. Jangan minder jika gagal. Jangan pernah putus asa jika mengalami kegagalan. Jangan pernah mati bila gagal. Tetaplah bersemangat ketika gagal, lalu belajarlah dari setiap kegagalan. Bangkitlah dan lakukan dengan lebih baik lagi setelah mengalami kegagalan, karena di balik kegagalan pasti ada kesuksesan. 3. Cerita Kehidupan Belajar Ikhlas Melepaskan Monyet dan Pemburu Inspirasi 6, Sekelompok monyet-monyet dan sang pemburu Di suatu hutan hiduplah sekelompok monyet. Pada suatu hari, tatkala mereka tengah bermain, tampak oleh mereka sebuah toples kaca berleher panjang dan sempit yang bagian bawahnya tertanam di tanah. Di dasar toples itu ada kacang yang sudah dibubuhi dengan aroma yang disukai monyet. Rupanya toples itu adalah perangkap yang ditaruh di sana oleh seorang pemburu. Salah seekor monyet muda mendekat dan memasukkan tangannya ke dalam toples untuk mengambil kacang-kacang tersebut. Akan tetapi tangannya yang terkepal menggenggam kacang tidak dapat dikeluarkan dari sana. Karena kepalan tangannya lebih besar daripada ukuran leher toples itu. Monyet ini meronta-ronta untuk mengeluarkan tangannya itu, namun tetap gagal. Padahal, sebelumnya seekor monyet tua telah menasihati monyet muda itu “Lepaskanlah tanganmu atas kacang-kacang itu! Engkau akan bebas dengan mudah!” Namun monyet muda itu tidak mengindahkan anjuran tersebut. Tetap saja ia bersikeras menggenggam kacang-kacang itu. Tak lama kemudian, sang pemburu datang dari kejauhan. Sang monyet tua kembali meneriakkan nasihatnya lagi “Lepaskanlah kacang-kacang itu sekarang juga agar engkau bebas!” Walaupun monyet muda ketakutan. Tetap saja ia bersikeras untuk mengambil kacang itu. Akhirnya, ia tertangkap oleh pemburu. Demikianlah makna simbol dan kiasan kehidupan ini. Kadang Anda juga sering mencengkeram dan tidak rela melepaskan hal-hal yang sepatutnya Anda lepaskan dalam kehidupan ini. Mencengkram dan mengepal seperti kemarahan, kebencian, iri hati, ketamakan, kekecewaan dan lain-lain. Anda tetap tak bersedia melepaskannya. Namun semuanya terlambat. Karena kematian akhirnya “menangkap” Anda. Bila Anda renungkan, bukankah lebih mudah jika Anda mau melepaskan setiap masa yang lampau yang buruk, lalu menatap hari esok dengan lebih cerah? 4. Cerita Motivasi Hidup Orang Sukses Rencana Baru Jika Gagal Suatu ketika, seorang pemilik toko yang menjual peralatan kendaraan bermotor menemui seorang tokoh yang sangat sukses di bidang penjualan peralatan kendaraan bermotor untuk berkonsultasi. Beberapa waktu sebelumnya, ia mengalami kegagalan dalam bisnisnya hingga akhirnya harus menutup toko. Ia merasa bahwa ada sesuatu yang aneh dalam kegagalan bisnisnya tersebut, tetapi ia sendiri tidak tahu apa yang menyebabkan bisnisnya harus ditutup. Ia berkata kepada tokoh sukses tersebut, “Sudilah kiranya Bapak memberikan beberapa tip agar saya bisa bangkit lagi dari kegagalan saya. Beberapa waktu yang lalu, saya telah menutup toko penjualan peralatan kendaraan bermotor yang sudah saya geluti selama ini. Saya tidak tahu mengapa kegagalan itu bisa terjadi.” Tokoh sukses tersebut lantas menjawab, “Kembalilah dan gunakan sisa modalmu untuk membuka toko itu lagi. Kemudian, keluarkan uang sedikit lebih banyak untuk melakukan promosi yang besar dengan jangkauan lebih luas. Saat pembeli datang, beri mereka pelayanan terbaik dan selalu berpihak pada mereka, bukan mengutamakan kepentinganmu semata. Jangan sesekali mengecewakan mereka dengan menjual barang yang tidak berkualitas.” Pengusaha tersebut lantas mengucap terima kasih atas tip yang diberikan oleh tokoh sukses tersebut. “Itulah yang harus kita lakukan kepada semua orang. Kita harus saling membantu satu sama lain. Dengan demikian, semua jalan pasti selalu terbuka bagi kita. Namun, ada satu hal yang harus kamu ingat. Tekunlah dalam menjalankan usahamu,” sambung tokoh paling sukses tersebut. Pengusaha itu lalu membuka tokonya kembali dengan sisa modal yang masih ada. Ia berusaha untuk menjalankan semua nasihat yang telah ia peroleh dari tokoh sukses tersebut. Satu tahun kemudian, bisnisnya mengalami kemajuan yang sangat luar biasa. Melihat bisnisnya semakin berkembang pesat, ia membuka cabang toko baru sambil terus menerapkan semua nasihat yang dianjurkan tokoh sukses yang dulu ia temui. Mencapai suatu keberhasilan dalam dunia bisnis sangat tidak mudah. Keberhasilan sebuah bisnis harus dibayar dengan harga yang sangat mahal. Kegagalan, pengorbanan, perjuangan, usaha, kerja keras, sakit hati, dan tangis adalah bayarannya. Di dunia bisnis, kegagalan akan selalu ada. Kegagalan adalah sahabat sejati sekaligus musuh yang paling berbahaya dalam dunia bisnis. Kegagalan menjadi sahabat sejati yang menegur kita agar menjalankan bisnis dengan lebih baik dari sebelumnya. Kegagalan juga merupakan musuh yang harus kita taklukkan demi mencapai kesuksesan yang kita inginkan. Oleh karena itu, kita harus menyikapi kegagalan dengan bijaksana. Kita tidak boleh menyerah begitu cepat saat menemui kegagalan. Kita perlu mencari tahu penyebab kegagalan bisnis kita. Pelajari penyebabnya, lalu segera buat rencana baru, dan mulai lagi dengan semangat baru. Bekerjalah dengan tekun dalam menjalankan bisnis. Jika kita telah berusaha dan tekun melakukan perbaikan di sela-sela kerumitan, serta menyingkirkan hambatan yang kita temui, cepat atau lambat kita pasti menemukan kilauan kesempatan untuk meraih kesuksesan. Jangan mundur saat bisnis Anda mengalami kegagalan. Jangan menyerah. Jangan takut. Jangan putus asa. Jangan berhenti. Jangan matikan harapan. Maju kembali sambil terus melakukan kebaikan. Sebagian besar orang bertemu dengan kegagalan karena kurangnya kegigihan dalam menciptakan rencana baru untuk menggantikan yang gagal. ∼ Napoleon Hill 5. Cerita Inspirasi Kehidupan tentang Berhati-hati dalam Berbicara Pohon Tumbang Oleh Makian Cerita inspirasi tentang folklore/cerita rakyat Kepulauan Salomon Di kepulauan Salomon yang berada didaerah Pasifik, ada cara unik yang dilakukan oleh penduduk setempat jika tidak bisa memotong sebuah pohon dengan kapak. Jika pohon terlalu besar untuk dipotong dengan kapak, para penduduk setempat akan memaki-maki pohon tersebut. Seseorang yang memiliki kekuatan khusus akan memaki pohon itu dari pagi hingga senja, selama tiga puluh hari. Maka akhirnya pohon itu akan mati dan roboh dengan sendirinya. Menurut para penduduk, hal ini selalu berhasil. Secara teori mereka membunuh roh pohon tersebut. Bagaimana efek perkataan pada sebuah pohon? Jika pohon saja bisa mati karena dikutuki. Apalagi manusia yang punya perasaan. Seperti banyak orang berteriak dan memaki kerabat dan teman-temannya. Tidak sedikit orang yang kehilangan kesabaran ketika dijalan dan memaki pengendara lain. Atau ketika putus dengan kekasihnya memaki-maki mantan pacarnya. Atau mengutuk temannya karena kalah bersaing didalam pertandingan olah raga. Berteriak mengatakan perkataan buruk. Atau mencemooh musuhnya dengan makian yang menyakitkan . Tapi semua itu adalah pilihan, dalam kehidupan ini. Bahwa dari mulut Anda bisa keluar berkat dan kutuk. Untuk itu pilihlah mengatakan berkat, karena perkataanmu berkuasa. Jangan sampai Anda membunuh roh orang-orang yang Anda kasihi, atau musuh musuh Anda. Atau malah orang yang tidak Anda kenal dengan perkataan-perkataan yang buruk. Karena ada pepatah mengatakan “mulutmu, harimaumu.” Karena itu mari Anda ucapkan kata-kata yang membangun, yang menghidupkan dan memberkati orang lain. Berarti Anda menanam berkat. Kemudian Anda akan menabur berkat, Akhirnya hasil itu juga yang akan Anda tuai, bukan? Jadi dalam kehidupan janganlah ada perkataan kutuk keluar dari mulut Anda. Berhati-hatilah dalam berkomunikasi. Pakailah perkataan yang baik dalam kehidupan dan pergaulan Anda. Supaya hidup dapat berjalan cerah, penuh kasih dan rasa syukur. Akhirnya Anda terima berkat. Kelak pasti jadi tuaian dan panen indah bagi hidup Anda. 6. Kisah Nyata Inspiratif Memaknai Kehilangan Cerita Hidup Montir Mesin Ketik Cerita inspirasi 10, figur ayah Andy Noya. Siapapun ayah kita. Jati diri ayah tetap mutlak milik anaknya Walaupun di akhir yang hilang terlewat. Tetapi berbicara darah anak dan ayah. Muncul disaat yang hampir terlambat. Tapi tetap sangat menyentuh dan dikenang, bukan? Kekuatan kasih tetap muncul di sini. Kasih tak mengenal waktu yang terlambat. Kasih selalu mengerti dan memaafkan. Abadi sampai mati. Tinggal terserah kita memaknai hidup ini. Cuplikan Bang Andi Noya berkisah. Sebenarnya saya malu punya ayah tukang betulin mesik tik. Karena itu aku paling benci kalau ada yang bertanya apa pekerjaan orang tua saya. Kalau bisa, aku mencoba menghindar untuk menjawab. Jika terdesak aku bilang ayah saya polisi. Kadang saya menyesal lahir sebagai anak seorang tukang servis mesin tik. Apalagi kalau kawan-kawan sekolah saya mulai saling membanggakan profesi ayah mereka. Apa yang dibanggakan dari seorang montir mesin tik? Pekerjaan yang membutuhkan kecakapan istimewa. Modalnya juga cuma obeng, tang, solder, dan cat semprot. Tubuhnya yang kurus dan ringkih, berbalut kemeja sederhana lengan pendek, dengan tas kulit kumal di bahunya, sungguh jauh dari sosok yang ideal. Tapi, di luar profesinya, ayah sangat humoris. Tiada hari tanpa tawa. Bahkan kepahitan hidup pun ditertawakannya. Di mana ayah berada, suasana selalu ceria. Dia suka betul bercerita. Kebanyakan cerita-cerita lucu. Entah dari mana dia mendapatkan bahan lelucon yang tak habis-habisnya. Saya hidup dalam kontradiksi itu. Dari cerita ayah, dulu dia teknisi di perusahaan perikanan. Hidup layak, gaji cukup. Tetapi sifatnya yang terbuka, riang dan pandai berdansa membuat ibu cemburu. Ibu berasal dari keluarga yang berpendidikan baik. Ketika mereka menikah. Ibu harus rela mengorbankan kehidupannya dan masuk dalam kehidupan ayah yang pendidikannya kurang tinggi. Maka, terjadi benturan-benturan. Ibu yang merasa sudah berkorban meninggalkan kehidupannya yang lebih baik, sangat cemburu melihat ayah selalu dikerumumi wanita. Sifatnya yang periang, terbuka, dan pandai berdansa waktu itu membuat ayah sangat popular. Akibat cemburu, ibu mulai membatasi ruang gerak ayah. Bahkan sampai pada pekerjaan. Akhirnya, karir ayah berantakan. Di hari tua ibu menyesali sifatnya. Tapi, ayah tidak terlalu mempersoalkan. Dia tetap menikmati hidup. Bekerja sebagai montir mesin tik tidak membuat martabatnya jatuh dan keceriaannya pupus. Sampai suatu ketika, penyakit mulai menggerogoti tubuhnya. Fisiknya tak mampu lagi menopang semangatnya. Dia lebih banyak tiduran ketimbang bekerja. Sesekali, dengan sisa-sisa tenaga, dia memaksa bekerja. Suatu hari ayah mengalami kesulitan memperbaiki mesin tik yang mulai menumpuk dirumah. Saya berniat membantu, tapi dihardik. Dia meminta saya tidak menyentuh satupun mesin tik yang ada. “Tugasmu sekolah. Konsentrasi pada pelajaran” ujarnya. Dengan mata sedikit melotot. Sungguh saya tidak mengerti. Harusnya dia berterima kasih atas uluran tangan saya. Ayah akhirnya meninggal. Dia kalah oleh penyakit dan juga teknologi. Menjelang akhir hayatnya, ada beberapa mesin tik elektrik yang tak dia sentuh. Masa transisi kehancuran ayah saya tidak bisa membayangkan bagaimana gundahnya ayah jika dia melihat mesin tik saat ini sudah berkembang menjadi teknologi komputer yang super canggih. Kini, 30 tahun setelah ayah tiada, saya baru menyadari banyak sekali nilai yang dia tanamkan. Nilai yang paling kuat adalah nikmati hidupmu. Hampir dalam setiap kesusahan, ayah selalu melihat dari sisi positifnya ,”Hidup ini indah. Jangan sia-siakan,” begitu nasihatnya berkali-kali. Pantang mengeluh. Itu nilai lain yang dia tekankan. Apapun pekerjaanmu, kerjakan dengan hati. Jangan mengeluh dan mencerca perusahaan tempatmu bekerja, sementara kamu tetap menerima gaji setiap bulan. Setelah dewasa, saya semakin menyadari bahwa pelajaran hidup dan nilai-nilai yang baik bisa lahir dari siapa saja. Kisah Buyung yang buta, dan ibunya yang papa, yang pernah diangkat di Kick Andy, ternyata mampu menyadarkan kita tentang arti perjuangan pantang menyerah. Suster apung di Sulawesi menebar nilai dedikasi tanpa pamrih sementara Pak Sariban di Bandung, orang tua yang diejek gila, mengajarakan kecintaan dan pengharagaan pada lingkungan. Mereka hanya tiga dari sekian banyak “orang kecil” yang pernah tampil di Kick Andy, yang mampu membuka mata dan hati kita. Saya merasa kehilangan sahabat ketika ayah menghembuskan nafas terakhir tepat di pangkuan saya. Banyak ajaran yang dia tanamkan yang baru saya sadari nilainya setelah kepergiannya. Agar ayah tahu saya bangga padanya. Agar aku bisa menghargai dia bukan dari profesinya. Tapi dari nilai-nilai hidup yang dia ajarkan. Saya bangga pada ayah saya. Walau dia hanya montir mesin tik. Siapapun ayah kita. Cintai dan banggalah terhadapnya. Tetaplah hidup tak usah lari dari kenyataan. *Seperti yang dikisahkan Andi Noya. 7. Motivasi Sukses, Usaha Tidak Akan Mengkhinati Hasil Sukses Adalah Milik Mereka yang Bertindak Dikisahkan, setelah memakamkan seorang panglima perang yang gugur dalam perang melawan musuh, sang raja memanggil dua orang prajurit yang sebelumnya menjadi asisten panglima perang tersebut. Raja berkata, “Bersediakah kalian berdua untuk mengantarkan surat permohonan dukungan kepada Raja Macan agar mereka membantu kita dalam melawan musuh karena kita telah kehilangan panglima perang kita?” “Kami bersedia, Raja,” jawab kedua prajurit sambil menundukkan kepala sebagai rasa hormat mereka kepada sang raja. “Dalam perjalanan kalian harus berhati-hati karena di luar sana banyak sekali musuh yang sedang mengintai kita. Jangan sampai terjadi hal buruk pada kalian.” “Baik, Raja,” jawab keduanya lagi. “Raja tidak perlu mengkhawatirkan kami karena kami telah terbiasa di medan perang. Kami bisa mengatasi apa pun yang akan terjadi,” sambung seorang prajurit. “Saya tahu bahwa kalian sering berada di medan perang, tetapi kalian harus selalu berhati-hati,” sambung raja mengingatkan. “Siap, Raja,” jawab kedua prajurit. “Dua surat ini isinya sama. Masing-masing dari kalian membawa satu surat. Terserah kalian mau berjalan bersama atau sendiri-sendiri. “Saya beri kalian waktu sampai besok sore. Saya harap besok malam saya sudah menerima balasan surat dari Raja Macan,” perintah sang raja. Kedua prajurit tersebut menyanggupi perintah sang raja. Mereka pun segera menjalankan perintah sang raja begitu menerima surat yang akan dikirim. Mereka mengatur rencana untuk mengirimkan surat raja tersebut. Keduanya sepakat untuk berjalan terpisah agar tidak diketahui oleh musuh. Saat malam tiba, asisten kedua memutuskan untuk pergi mengantarkan surat dari rajanya kepada Raja Macan. Ia memilih pergi saat malam hari agar tidak ketahuan oleh musuh. Ia yakin bahwa saat malam, tidak semua musuh berjaga. Jadi, ia bisa lolos sampai di istana Raja Macan lalu kembali dengan selamat. Sementara itu, asisten satu panglima menunggu hingga esok hari baru berangkat. Malam hari itu ia ingin beristirahat terlebih dahulu. Keesokan sorenya, asisten dua panglima telah kembali dan membawa serta surat balasan dari Raja Macan. Ia segera menghadap raja untuk menyerahkan surat balasan tersebut. “Salam, Yang Mulia. Saya telah kembali dan membawa serta surat dari Raja Macan.” “Terima kasih. Bagaimana kamu mampu kembali tepat waktu?” tanya sang raja sambil membaca surat balasan dari Raja Macan. “Saya pergi ke istana Raja Macan semalam, saat semua orang, dan musuh, sedang tidur pulas,” jawab prajurit. Raja pun mengucapkan terima kasih kepada prajurit dan menyuruhnya kembali ke tempatnya berjaga. Menjelang malam, asisten satu panglima menghadap. “Maafkan saya yang mulia, karena saya tidak bisa mengantarkan surat dari Yang Mulia kepada Raja Macan karena di luar sana banyak sekali musuh. Saya tidak mampu mencapai istana Raja Macan,” kata prajurit sambil menundukkan kepala, siap menghadapi kemarahan raja. Sang raja tidak berkata apa pun dan hanya menyuruhnya kembali ke tempatnya berjaga. Dua hari kemudian, lonceng istana berbunyi, pertanda semua prajurit diperintahkan untuk berkumpul di dalam ruang rapat istana untuk bertemu dengan raja. Semua prajurit pun segera menuju ruang rapat istana untuk menghadiri pertemuan tersebut. Setelah semua prajurit berkumpul di dalam ruang rapat istana, sang raja segera memulai pertemuan, “Saudara-saudara, hari ini saya akan memilih dan menunjuk seseorang yang saya anggap sebagai orang yang paling pantas untuk menggantikan mendiang panglima perang kita.” Seketika, seluruh prajurit saling bertanya tentang siapakah yang akan ditunjuk sebagai pengganti panglima. “Melalui pertimbangan yang sangat matang, saya memercayakan jabatan panglima perang kepada prajurit yang sebelumnya menjabat sebagai asisten dua panglima. Ia telah berhasil menyelesaikan tugas untuk mengirimkan surat permohonan dukungan dari saya kepada Raja Macan untuk membantu kita dalam berperang melawan musuh,” jelas sang raja. *** Cerita di atas mengingatkan kita bahwa orang yang sukses adalah mereka yang selalu bertindak lebih cepat. Mereka bukan tipe orang yang hanya bisa berbicara. Mereka juga bukan hanya membuat rencana. Mereka berani untuk bertindak. Tindakan adalah awal dari kesuksesan. Tindakan nyata diperlukan untuk meraih keberhasilan. Mereka yang gagal biasanya hanya bisa berbicara dan berencana tanpa disertai tindakan nyata. Orang yang sukses umumnya adalah orang yang berani menerima segala konsekuensi, yang baik maupun yang paling pahit. Mereka berani bertindak. Mereka berani mencoba. Mereka juga berani gagal. Orang yang gagal sering diliputi rasa takut. Takut bertindak. Takut memulai. Takut mencoba, dan takut menemui kegagalan. Oleh karena itu, jadilah pribadi yang selalu berani. Berani bertindak. Berani sukses. Berani mencoba. Berani memulai dan berani menerima segala konsekuensi. Untuk meraih kesuksesan kita harus berani bertindak dan menerima semua akibat yang mungkin terjadi. Sesungguhnya, tindakan kita lebih penting dari apa pun. Jika kita memiliki pengetahuan yang luas tetapi tidak berani untuk bertindak, sampai kapan pun kita tidak akan mencapai kesuksesan. Jika kita memiliki kepekaan dalam melihat peluang, tetapi tidak ada tindakan untuk memulai atau mencobanya, maka semuanya akan sia-sia pula. Apa pun yang kita inginkan pasti terwujud jika ada tindakan nyata, bukan hanya sebatas rencana atau kata-kata. Bertindaklah lebih cepat untuk melakukan apa pun dengan sebaik mungkin. 8. Kisah Motivasi Jika Merasa Gagal dalam Bisnis Belum Berhasil Suatu ketika, seorang pengusaha muda menemui seorang psikolog bisnis untuk meminta solusi bisnis. Beberapa bulan terakhir, bisnisnya sangat sepi. Tidak ada seorang pembeli pun yang masuk ke tokonya. Padahal, saat pembukaan tokonya untuk pertama kali, pengunjung selalu ramai datang setiap hari. Pemasukannya pun semakin meningkat. Karena beberapa bulan terakhir tokonya sepi, ia harus mengeluarkan uang pribadi untuk membayar gaji para karyawan dan biaya operasional lainnya. Ia sangat mengkhawatirkan kondisi tokonya. Si pengusaha toko lantas menceritakan semua yang terjadi di tokonya kepada psikolog bisnis, “Akhir-akhir ini, toko saya sangat sepi. Tidak ada pengunjung sama sekali yang masuk dan berbelanja. Saya tidak tahu apa yang menyebabkan situasi itu terjadi. Saya sudah berusaha untuk mempromosikan usaha saya kepada masyarakat, tetapi hasilnya nihil. Saya sempat menemui seorang dukun. Menurutnya, ada saingan di samping toko saya yang mengguna-gunai saya. Ia juga mengatakan kalau ada seorang karyawan saya yang selalu membawa sial. Ia menyarankan agar saya memecat karyawan tersebut. Namun setelah saya menjalankan semua yang ia sarankan, keadaan tidak pernah berubah. Hal itu membuat saya sangat bingung. Jika situasi ini terus berlanjut, saya khawatir bisnis saya bisa gulung tikar.” “Dari cerita Anda, bisnis Anda sepertinya baik-baik saja. Anda tidak perlu risau. Yang namanya usaha, selalu ada pasang dan surutnya. Oleh karena itu, sangat tidak terpuji jika Anda menyalahkan orang-orang di sekitar, ataupun situasi dan kondisi. Anda hanya perlu bersabar. Anda masih beruntung karena bisnis Anda baru beberapa bulan ini sepi. Ada sebagian pengusaha, yang juga klien saya, pernah mengalami kondisi seperti yang sedang Anda alami saat ini. Mereka bahkan mengalaminya lebih lama dibandingkan Anda,” jelas psikolog. “Lalu, apa yang harus saya lakukan dengan toko saya?” tanya pengusaha muda itu. “Anggap sekarang toko Anda masih dalam tahap perkenalan kepada masyarakat. Jangan jadikan hal itu sebagai beban. Anggap saja belum saatnya bagi Anda untuk berhasil. Yakinlah bahwa suatu ketika Anda pasti berhasil. Sekarang, yang perlu Anda lakukan adalah memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung yang datang ke toko Anda. Meskipun ia hanya melihat-lihat tanpa berbelanja, perlakukan ia dengan baik dan buat ia merasa senang saat berada di toko Anda. Dengan demikian, ia akan menceritakan hal yang pernah ia alami di toko Anda kepada saudara dan teman-temannya sehingga mereka pun berminat untuk datang dan berbelanja di toko Anda,” nasihat psikolog bisnis. “Satu lagi yang perlu saya tambahkan,” kata psikolog itu lagi, “Akan lebih baik lagi jika Anda belajar untuk tersenyum saat berada di toko Anda. Anda tampaknya jarang tersenyum. Anda juga bisa mengajari semua karyawan Anda untuk selalu tersenyum jika berada di tempat kerja. Selalu berikan senyum yang tulus kepada setiap pelanggan yang memasuki toko Anda.” Pengusaha muda itu pun pamit pulang dan langsung mempraktikkan nasihat dari psikolog bisnis. Beberapa bulan kemudian, para pembeli mulai berdatangan untuk berbelanja. Ia bahkan harus mencari tambahan karyawan agar bisa melayani semua pembeli yang semakin hari semakin banyak. Meskipun demikian, ia selalu mempraktikkan saran psikolog yang dulu ia temui. Jika menemui kegagalan dalam bisnis, jangan pernah menyalahkan apa pun atau siapa pun. Jangan menyalahkan situasi dan kondisi. Jangan pernah menyalahkan orang lain. Kita justru harus bisa mengoreksi diri untuk mengetahui penyebab kegagalan tersebut. Ketahui bahwa tidak seorang pun mencapai keberhasilan tanpa mengalami kegagalan terlebih dahulu. Kegagalan sesungguhnya adalah sisi lain dari keberhasilan. Jika ada kegagalan, pasti ada kesuksesan. Akan tetapi, kita sering lebih senang menyalahkan situasi dan kondisi jika menemui kegagalan dalam berbisnis. Lebih keliru lagi, kita sering menyalahkan orang lain atas sesuatu yang menimpa bisnis yang sedang kita geluti. Kita menganggap bahwa apa yang terjadi adalah akibat tindakan orang lain. Anggapan tersebut merupakan kekeliruan yang fatal. Kegagalan adalah teguran agar kita bisa melakukan sesuatu dengan lebih baik, lebih sempurna. Kegagalan adalah cambuk yang menyadarkan kita akan apa yang sedang dilakukan. Kita mungkin melakukan sesuatu secara belum tepat atau kurang bagus sehingga menemui kegagalan. Kegagalan sebenarnya mendorong kita untuk maju. Kegagalan juga menyadarkan kita, bukan menahan kita. Kegagalan mengajari kita. Biarkan kegagalan mempersiapkan dan membentuk kita dalam usaha kita. Namun, jangan pernah biarkan kegagalan menghentikan kita. Jika menemui kegagalan, coba perhatikan dengan saksama apa yang menyebabkan kita gagal. Jika kita telah berusaha dan ternyata masih gagal juga, sebenarnya kita memperoleh satu kesempatan lagi untuk belajar agar mampu melakukan sesuatu lebih baik. Kegagalan hanya berarti kita belum berhasil. Sadarlah, kita tidak akan selalu menemui kegagalan jika kita terus-menerus berusaha. 9. Kisah Inspiratif untuk Terus Berjuang dan Berusaha Terus Berusaha Dikisahkan, dahulu kala, ada sepasang suami istri yang sangat bahagia dalam kehidupan mereka. Mereka memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan. Semua kebutuhan mereka selalu terpenuhi dengan baik. Mereka memiliki sebuah perusahaan yang berkembang sangat pesat. Di tengah menikmati segala kecukupan mereka, suatu ketika sang suami jatuh sakit. Sang suami menderita suatu penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Saat itu, hanya keajaiban yang mereka harapkan. Untuk bisa menyelamatkan sang suami, pasangan suami istri tersebut memutuskan untuk menjual perusahaan mereka beserta semua asetnya. Uang hasil penjualan perusahaan itu mereka gunakan untuk biaya pengobatan penyakit sang suami ke luar negeri. Setelah melakukan pengobatan ke luar negeri, penyakit sang suami tak kunjung sembuh. Mereka pun semakin kehabisan biaya. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk kembali ke kampung halaman dengan harapan pengobatan sang suami dapat dilakukan dengan cara alamiah agar tidak terlalu membutuhkan biaya yang besar. Beberapa bulan kemudian, maut tak dapat ditolak, malang pun tak dapat diraih. Sang suami meninggal dunia. Setelah suaminya meninggal, sang istri harus menafkahi anak-anak mereka. Dengan tabungan yang tidak seberapa, ia membuka sebuah kios sebagai penyambung hidup mereka. Namun, semakin hari semakin banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Saat itu, tidak ada cara lain selain menjual kios itu lagi demi membiayai pendidikan buah hatinya. Setelah menjual kios, sang ibu lalu berjualan di pasar. Setiap hari selalu ia jalani dengan penuh ketegaran hati. Ia selalu menanamkan keyakinan yang teguh dalam menapaki hari-harinya. Anaknya tidak tega melihat ibunya terus bekerja. Si anak berkata, “Ibu, sebaiknya Ibu berhenti bekerja, biar nanti kami yang bekerja. Mengapa Ibu tidak pernah lelah dalam menjalani hidup? Kehidupan kita terus dirundung ketidak beruntungan, tetapi mengapa Ibu masih tegar hingga kini?” Tanpa pikir panjang, sang ibu langsung menjawab, “Nak, coba kamu lihat Matahari itu. Siang dan malam ia terus bercahaya menerangi jagad raya, ia tidak pernah mengeluh. Ia akan terus bersinar, entah sampai kapan.” “Maksud Ibu?” tanya anaknya. “Nak, kita harus menjadi seperti Matahari. Kita tidak boleh menyerah dalam menjalani hidup. Selama kita masih bisa bernapas, selama itu pula kita harus terus berkarya,” jelas sang bunda. Salah satu sifat manusia yang kurang terpuji adalah merasa takut dan tidak mau melakukan apa pun lagi ketika menemui kegagalan dalam menjalani bisnis. Kita selalu menilai bahwa apa yang terjadi tidak sepantasnya kita alami. Sikap tersebut sangat menyesatkan dan sebaiknya tidak kita kembangkan. Jangan pernah mengizinkan apa pun menghentikan kita untuk melakukan sesuatu. Apa pun yang terjadi, jangan pernah mundur. Jangan menyerah. Jangan takut. Jangan berhenti. Teruslah berjuang. Teruslah berusaha. Teruslah mencari solusi dan penyelesaian. Dengan demikian, suatu ketika kita akan memperoleh imbalannya. Berhenti akan menghambat laju kemajuan kita. Alam mengajarkan kita untuk tidak berhenti berkarya. Meskipun kita berdiam diri, Bumi tetap mengajak kita untuk mengelilingi Matahari. Oleh karena itu, berusahalah. Bergeraklah. Bekerja dan terus berkarya. Berusaha bukan hanya sekadar untuk meraih sesuatu. Berusaha berarti memberi kebahagiaan bagi diri sendiri, itulah yang paling kita harapkan maupun oleh alam semesta. Air yang tidak pernah bergerak akan lebih cepat berbau. Kunci yang tidak pernah dibuka akan lebih mudah berkarat. Mesin yang tidak pernah dinyalakan, akan lebih cepat rusak. Demikian pula kita. Jika kita tidak melakukan sesuatu, kita tidak akan mungkin berguna dan bermanfaat bagi diri kita sendiri, apalagi untuk sesama manusia dan dunia. Jangan berhenti berkarya, jangan berhenti berjuang, dan jangan berhenti berusaha jika tidak ingin menjadi tua tidak berguna. Jangan berhenti berusaha meskipun sering menemui hambatan. Jika kita terus bergerak untuk melakukan ini dan itu, kita pasti menghasilkan sesuatu yang berharga bagi diri kita sendiri dan sesama. 10. Cerita Motivasi Diri untuk Fokus pada Tujuan Tidak Ada Alasan untuk Tidak Bisa Dikisahkan, beberapa saat sebelum memulai lomba lari maraton, seorang pelari muda mendekati pelatihnya dan bertanya, “Bisakah saya mengalahkan para pelari itu? Mereka adalah para atlet yang telah berpengalaman dan telah memenangkan banyak perlombaan.” Untuk menguatkan muridnya yang sedang dirundung keraguan, sang pelatih berkata, “Kamu pasti bisa. Pusatkan pikiranmu pada garis finish yang ada di seberang sana. Kemudian, kerahkan seluruh kemampuanmu untuk berlari. Saat berlari, jangan melihat ke kiri ataupun ke kanan, apalagi ke belakang.” “Bapak yakin?” tanya atlet muda itu lagi. “Saya sangat yakin. Oleh karena itu, kamu juga harus yakin bahwa kamulah pemenang dalam lomba ini,” sang pelatih meyakinkan lagi. Setelah mendapat dukungan yang positif dari sang pelatih, si atlet muda kembali mempersiapkan diri sebelum lomba dimulai. Ia mematuhi semua nasihat yang diberikan pelatihnya. Ketika perlombaaan dimulai, ia berusaha keras untuk memaksimalkan seluruh kemampuan dalam dirinya. Akhirnya, ia pun memenangkan perlombaan tersebut. Kita pun perlu melakukan segala sesuatu yang dapat kita lakukan saat ini dengan ketekunan dan keyakinan yang teguh. Jangan memusingkan banyak hal. Tetaplah fokus. Bila melihat banyak hal lain, konsentrasi kita akan terbagi sehingga apa pun yang kita lakukan tidak akan fokus. Jika kita kehilangan fokus, akan timbul rasa takut, minder, gelisah, dan lain sebagainya. Belajarlah dari para atlet lari. Saat atlet lari mulai di garis start, mereka tidak memikirkan hal lain selain tujuan mereka, yaitu garis Finish. Saat sedang berlari pun, mereka tidak pernah melihat ke kiri dan kanan, apalagi ke belakang. Bila seorang pelari mulai melihat pelari lain di sekitar mereka, konsentrasi mereka akan mulai terbagi. Dengan demikian, ia pasti tertinggal. Mereka tidak peduli apakah pelari lain mengikuti mereka atau tidak. Yang ada dalam benak mereka adalah berusaha sekuat mungkin untuk mencapai garis finish sesegera mungkin. Demikian juga yang seharusnya kita lakukan dalam bisnis. Ketika melakukan sesuatu, jangan terpengaruh dengan hal lain yang tidak memberikan keuntungan. Semua itu sama sekali tidak memberikan nilai tambah, tidak menjanjikan apa pun. Yang menjanjikan hanyalah apa yang sedang kita lakukan atau kerjakan. Apa yang kelak kita terima adalah hasil dari apa yang kita lakukan sekarang. Pepatah mengatakan “Siapa yang menanam, ia pula yang berhak untuk menuai.” Jangan biarkan apa yang tak dapat Anda lakukan mengganggu apa yang dapat Anda lakukan. John Wooden 11. Kisah Motivasi Hidup untuk Meraih Kesuksesan Pengetahuan dan Keinginan Saja Tidak Cukup Alkisah, setelah tamat dari sebuah universitas, seorang pemuda sangat kebingungan dalam mencari pekerjaan. Angkatan kerja semakin hari semakin banyak karena setiap tahun, banyak lembaga pendidikan yang meluluskan ribuan pemuda dari berbagai jurusan. Namun, peluang kerja di lapangan sangat terbatas, baik dari instansi pemerintahan maupun swasta. Setelah beberapa bulan menganggur, pemuda tersebut menemui seorang tokoh bijak guna meminta petunjuk untuk menemukan apa yang ia inginkan, “Saat ini saya sangat bingung karena sudah lima bulan tamat dari perguruan tinggi, tetapi sampai sekarang saya belum memiliki pekerjaan tetap. Saya sangat malu kepada kedua orangtua saya, sebab mereka telah bersusah payah membiayai pendidikan saya selama ini dengan harapan kelak bisa membantu mereka. Namun sampai sekarang, saya belum bisa memberikan apa-apa kepada mereka. Menurut Bapak, apa yang harus saya lakukan?” “Anak muda, apa sesungguhnya keinginanmu dalam hidup?” tanya tokoh bijak tersebut. “Keinginan saya adalah bisa membahagiakan kedua orangtua dan orang-orang yang saya sayangi. Saya juga ingin sekali memiliki sebuah bisnis yang bisa saya kelola sendiri. Saya tertarik dengan bisnis di bidang pariwisata.” “Keinginan yang sangat bagus, Anak Muda. Apa latar belakang pendidikanmu,” kata tokoh bijak itu lagi. “Saya lulusan jurusan pariwisata. Saya juga pernah menjadi salah satu anggota dari tim pengawas tur se-Asia,” jelas pemuda tersebut. Mendapat penjelasan demikian, sang tokoh bijak mengangguk-anggukkan kepala seakan mengetahui sesuatu. Ia lalu berkata, “Hai, Anak Muda, pengetahuanmu sangat bagus. Kamu juga memiliki keinginan yang sangat besar untuk membahagiakan orang-orang yang kamu sayangi dan mencapai kesuksesan dalam sebuah bisnis di bidang pariwisata. Namun, masih ada satu hal yang belum kamu lakukan,” jelas sang tokoh bijaksana. Pemuda tersebut bingung dan tidak tahu kekurangan apa yang ada dalam dirinya. “Apa kekurangan saya itu, Bapak? Tolong beritahu saya agar saya memperbaikinya,” tanya pemuda tersebut. Kekuranganmu adalah kamu tidak segera bergerak untuk menerapkan pengetahuanmu dan mewujudkan keinginanmu,” jelas tokoh bijaksana itu. “Maksud Bapak, saya harus segera bertindak untuk memulai sebuah bisnis di bidang pariwisata?” tanya pemuda itu. “Betul sekali, Anak Muda.” kata tokoh bijaksana itu, sambil tersenyum. Setelah mendapat nasihat dari tokoh bijaksana itu, si pemuda segera berusaha menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan perintisan bisnis yang bergerak di bidang pariwisata. Pemuda itu mendedikasikan seluruh perhatian dan waktunya untuk mengurusi bisnis barunya. Dari ketekunannya menjalankan bisnis barunya itu, beberapa tahun kemudian ia telah memiliki sebuah perusahaan travel yang sangat berkembang. Ia juga mampu mempekerjakan banyak orang. Pengetahuan yang banyak dan luas dari berbagai bidang memang sangat penting. Pengetahuan adalah salah satu kebutuhan pokok kita. Sama halnya dengan tubuh yang membutuhkan nutrisi dari makanan, otak kita juga membutuhkan nutrisi berupa pengetahuan. Namun itu tidak menjamin kesuksesan kita. Keinginan yang kuat juga sangat diperlukan. Keinginan adalah hasrat. Keinginan adalah kemauan untuk mencapai sebuah kesuksesan. Namun yang terpenting untuk meraih kesuksesan adalah tindakan. Bertindak artinya bergerak untuk melakukan sesuatu berdasarkan pengetahuan yang kita miliki dan keinginan yang ada dalam diri kita. Kita harus bertindak secepatnya. Tindakan nyata adalah kunci sukses dalam dunia bisnis maupun bidang lain. Pengetahuan saja tidak cukup, kita harus mempraktikkannya. Keinginnan saja tidak cukup, kita harus bertindak. – Johan von Goethe
Siapa sih yang gak pernah mengalami kegagalan? Dalam hidup, kegagalan adalah hal yang lazim terjadi dan bahkan kadang memang kegagalan adalah langkah awal sebelum kita memetik sukses. Banyak tokoh terkenal yang kini menjadi orang-orang terkaya dulunya bergelut dengan banyak kegagalan. Harald Sanders atau yang kamu kenal dengan Kolonel Sanders, pendiri restoran waralaba KFC bahkan baru bisa bangkit dari kegagalan hidupnya yang bertubi-tubi pada usia 65 tahun. Dan tahukah kamu? Harald Sanders bahkan berniat mengakhiri hidupnya sesaat sebelum ia menemukan ide berjualan ayam goreng yang kemudian membawanya menjadi milyuner. Nah, kegagalan bukan akhir dari segalanya. Semua kesuksesan besar yang pernah ada pasti ada banyak kegagalan di baliknya. Jadi kalau kamu saat ini sedang depresi mengalami kegagalan, jangan patah semangat dulu. 5 Motivasi berikut ini bisa jadi pemompa semangat kamu untuk bangkit lagi 1. Ketika Beras Gagal Menjadi Nasi, Buatlah ia Menjadi Bubur yang Enak Mungkin kamu sering dengar pepatah “Nasi sudah menjadi bubur.” Segalanya sudah terlanjur dan gak ada gunanya menyesal. Nah, sekarang bagaimana kalau buburnya kamu jadikan bubur yang enak? Artinya, kamu bisa membuat sesuatu yang baru dan mungkin lebih baik dengan kegagalan yang kamu alami saat ini. 2. Sukses Menjadikan Kamu Dikenal Orang dan Banyak Teman. Kegagalan Menjadikan Kamu Lebih Mengerti Diri Sendiri dan Mengetahui Siapa Teman Sejatimu. Kayaknya sudah lazim ya saat kamu sukses, banyak orang yang mendekatimu. Sebaliknya saat kamu gagal, gak satupun yang mau menemanimu. Kadang, gagal berarti kita sedang diberitahu siapa sebenarnya teman-teman sejati kita dan diberi kesempatan untuk lebih mengenal diri sendiri. 3. Kesalahan Bukanlah Kegagalan, tapi Bukti Kalau Setidaknya Kamu Melakukan Sesuatu Bahkan pengusaha Bob Sadino pernah mengatakan kalau kesalahan pengusaha masa kini adalah terlalu banyak yang dipikirkan, akhirnya bisnis gak jalan sama sekali. Nah, jangan pernah menyesal dengan kegagalan yang kamu alami. Setidaknya kamu belajar sesuatu dari kesalahan dan ini bisa jadi bekalmu untuk bangkit lagi. 4. Orang yang Tak pernah Gagal Adalah orang yang Tak Siap Jika Nanti Kegagalan Menghampirinya Jangan iri dulu sama orang yang gak pernah gagal. Semua orang pasti mengalami kegagalan dan bila saatnya tiba, orang yang tak pernah agagl bisa jadi akan lebih frustasi daripada kamu. Jadi sebaiknya syukuri juga kegagalan yang kamu alami karena ini akan membuatmu jadi lebih kuat. 5. Balas Dendam Terbaik untuk Membalas Hinaan Adalah Kesuksesan Ditolak atau direndahkan adalah hal biasa dan pasti dialami oleh semua orang, bahkan orang-orang sukses sekalipun. Namun cara terbaik untuk membalasnya adalah dengan kesuksesan yang kamu raih, bukan dengan balik melawannya. Tahukah kamu bahwa komedian Rowan Atkinson sering ditolak saat casting film karena wajahnya yang dianggap kurang menarik? Namun Rowan tak berkecil hati dan ia malah membuat serial komedi sendiri yang diberi judul Mr. Bean yang kemudian sukses besar di seluruh dunia. Itulah beberapa motivasi yang bisa kamu jadikan api semangat untuk tetap memberikan yang terbaik. Semoga beberapa kata motivasi di atas dapat membuat kamu bangkit dari kegagalan, ya.
Hai sobat dimanapun berada, kali ini Motivator Bali akan membagikan kisah inspiratif belajar dan berkembang dari kegagalan. Kegagalan adalah sesuatu yang tak dapat dihindari dalam hidup manusia. Tidak ada yang benar-benar sempurna dalam hidup dan setiap orang pasti pernah mengalami kegagalan. Meskipun demikian, tidak semua orang menyadari bahwa kegagalan bisa menjadi pembelajaran yang berharga. Kegagalan dapat menjadi inspirasi yang memberikan kesempatan untuk berkembang dan melakukan hal yang lebih baik di masa depan. Cerita inspiratif tentang bagaimana belajar dan berkembang dari kegagalan bisa menjadi motivasi bagi orang lain untuk mengejar impian dan memberikan yang terbaik dalam hidup. Pembahasan Kegagalan seringkali dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan dan memalukan. Namun, jika kita bisa mengubah cara pandang kita terhadap kegagalan, kita akan menyadari bahwa kegagalan bisa menjadi pelajaran berharga yang dapat kita ambil. Kegagalan adalah bagian dari proses belajar dan jika kita bisa melihatnya dengan cara yang berbeda, kita bisa mengambil manfaat yang bermanfaat darinya. Salah satu cara untuk belajar dan berkembang dari kegagalan adalah dengan mencermati situasi. Kegagalan adalah hasil dari berbagai faktor yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk mencari tahu apa yang menyebabkan kegagalan tersebut. Setelah mengetahui penyebabnya, kita dapat mencari cara untuk menghindari kegagalan yang sama di masa depan. Ini bisa melalui penilaian yang lebih baik dan perencanaan yang lebih matang untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Selain itu, kita juga bisa belajar dan berkembang dari kegagalan dengan mengambil pelajaran darinya. Setiap kegagalan adalah pengalaman belajar yang berharga. Dengan memahami apa yang salah dan mengapa hal itu terjadi, kita bisa membuat rencana yang lebih efektif untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Ini adalah cara untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan pribadi untuk menyelesaikan tugas-tugas di masa depan. Terakhir, cerita inspiratif tentang bagaimana belajar dan berkembang dari kegagalan bisa menjadi motivasi bagi orang lain untuk mengejar impian dan memberikan yang terbaik dalam hidup. Kegagalan bukanlah akhir yang sebenarnya, melainkan sebuah titik balik. Kita harus terus bersemangat untuk mencapai tujuan yang diinginkan meskipun ada kegagalan yang dialami. Hal ini akan membuat kita berani untuk mencoba hal baru dan membuat pilihan yang lebih baik. Dengan cara ini, kita dapat belajar dan berkembang dari kegagalan dengan mengambil pelajaran berharga yang dapat diimplementasikan di masa depan. Dengan melihat kegagalan dari sudut pandang yang berbeda, kita dapat belajar dan berkembang dengan cara yang lebih baik. Kegagalan bukanlah akhir yang sebenarnya, melainkan sebuah titik balik. Kita harus terus bersemangat untuk mencapai tujuan yang diinginkan meskipun ada kegagalan yang dialami. Hal ini akan membantu kita untuk mencapai kesuksesan dalam hidup dan menjalani hidup yang lebih bermakna. Cerita inspiratif tentang bagaimana belajar dan berkembang dari kegagalan bisa menjadi motivasi bagi orang lain untuk mengejar impian dan memberikan yang terbaik dalam hidup. Kegagalan bukanlah kata yang menyenangkan untuk didengar. Tetapi itu adalah bagian yang tak terpisahkan dalam hidup kita. Kegagalan bisa menjadi titik balik untuk membuat kita lebih baik daripada sebelumnya. Jadi, jangan takut untuk gagal. Ambil pelajaran darinya dan jadilah orang yang lebih baik. Keputusan Anda untuk belajar dari kegagalan akan menentukan tingkat kesuksesan Anda di masa depan. Bigbi Inti Bigbi Inti adalah perusahaan pengembangan SDM di Indonesia melalui metode TRAINING COACHING CONSULTING SEMINAR OUTBOUND dibawah naungan BIGBI GROUP WA 0821 3432 3274
Intern bekerja dan belajar, n kepunyaan semangat yang tingkatan adalah peristiwa yang penting. Tanpa kehidupan, pekerjaan maupun pelajaran akan terasa seperti barang bawaan. Jika engkau menginjak kehilangan arwah, mungkin ada baiknya istirahat sebentar dan mencari hiburan. Beberapa arketipe narasi inspiratif singkat di kata sandang ini, mungkin boleh menghibur dan memberi ki bentakan roh. Selamat membaca! Pernahkah kamu merasa sangat muak untuk pergi ke sekolah alias ke dinas tanpa alasan yang jelas? Tiang penghidupan dan pelajaran semata-mata membuatmu muak dan cak hendak segera pulang ke rumah? Jika hal itu terjadi, tandanya dia menengah merasa jenuh. Untuk mendinginkan jenuh dan memberimu lecut baru, cobalah simak beberapa acuan cerita inspiratif sumir jenuh dan kehilangan atma adalah situasi nan manusiawi dan bisa jadi pernah dialami semua orang. Saja terus menerus lesu dan tidak bersemangat hanya akan mewujudkan keadaanmu semakin berat. Sebab, muatan pegangan dan sekolah enggak hilang, kamu belaka memupuk stres di dirimu itu, cak semau baiknya memuati ulang semangatmu. Ada bilang cara yang meredam emosi, kamu bisa jalan-jalan sejenak, liburan, alias menonton film biopic tentang orang sukses. Takdirnya enggak ada waktu carilah kegiatan yang bisa dilakukan di rumah, umpama transendental dengan membaca buku, kata sandang pembukaan motivasi, atau kisahan inspiratif singkat. Di artikel ini, suka-suka beberapa contoh kisah inspiratif singkat nan mungkin bisa memberimu suntikan motivasi. Kiranya setelah membacanya kamu bisa belajar sesuatu dan lagi bersemangat mengendalikan tugas-tugasmu. Selamat membaca! 1. Gagal Tautologis Kali Sumber Instagram – michaeljordan23 Sejak kecil Jordan memiliki afinitas dalam bidang olah raga. Salah satu silang olah raga kesukaannya adalah bola bola keranjang. Ketika bau kencur duduk di bangku SMA, Jordan relasi ditolak saat mau mengikuti penyaringan masuk skuat basket sekolahnya. Alasan terdahulu pada detik itu adalah karena badannya nan plus pendek. Selain itu, beliau juga dinilai kurang mahir internal permainan tersebut. Jordan sangat sedih mendengar peristiwa itu, tapi beliau lain menyerah. Dia tetap belajar dengan giat setiap hari di rumah. Tidak tetapi tekniknya, ia juga melatih fisiknya dengan dulu keras dan disiplin. Dua tahun berikutnya, ia kembali menirukan seleksi tim sekolahnya dan dikabulkan. Cak agar mutakadim diterima kerumahtanggaan tim, ia tidak langsung puas dan bermalas-malasan. Dia tetap selalu belajar, bahkan ia kerap pulang terlambat karena latihan tambahan. Pada kompetisi SMA hari 1981 Jordan membuktikan kerja kerasnya. Pada game pertamanya, ia berakibat mencetak 40 angka. Ia juga memiliki statistik yang mengagumkan, rata-rata 25 angka sendirisendiri game, dan memenangkan kejuaraan SMA di waktu yang sepadan. Sejak saat itu pencahanan basketnya terus menanjak. Ia bergabung dengan skuat Perserikatan Carolina Utara dan memenangkan sejumlah kompetisi pada tahun 1983 dan 1984. Kemudian ia membujur kontrak dan bergabung intern tim Chicago Bulls pada tahun 1984. Karir Jordan di marcapada basket professional NBA dahulu gemilang. Ia mengantarkan timnya menjadi jago sebanyak heksa- mungkin, lima kali menjadi MVP di selama musim, dan empat belas kali masuk ke dalam NBA All Stars. Beliau purnakarya tahun 2003 dan tersurat sebagai pemain yang mencetak angka terbanyak kedua dalam satu musim. Kini Jordan menjadi pemilik klub NBA, pebisnis, dan pelecok satu saga bola keranjang selama masa. Contoh narasi inspiratif singkat nan diangkat dari kisah hayat nyata Michael Jordan tadi mengajarkan tentang sifat pantang menyerah. Bagi Jordan, kesalahan dan kekalahan tidak menjadi masalah, tak berani mencoba adalah kegagalan sesungguhnya. Internal sebuah tanya jawab, Jordan perhubungan berucap, “Aku telah melewatkan lebih mulai sejak 9000 kesempatan mencetak angka dan kalah makin dari 300 game selama karir. Aku dipercaya melakukan lemparan penentuan juara dan gagal sebanyak 26 kelihatannya. Aku telah gagal dan gagal, berulang siapa dalam hidupku, itu sebabnya kini aku sukses.” Baca sekali lagi Kisah Utusan tuhan Adam AS, Manusia Pertama Ciptaan Almalik 2. Bersabar dan Menerima Keadaan Satu saat, Ibnu Abbas merodong sahabatnya. Ia berbincang sebentar lalu berkata, Kawanku, maukah kau bertumbuk dengan wanita yang kelak menghuni suraloka?’ Sahabatnya pun seia lalu mereka menghindari bersama ke tempat seorang wanita bersisik hitam. Anak laki-laki Abbas lalu bersuara, Rasulullah korespondensi bercerita padaku bahwa wanita itu menderita kebobrokan ayan yang parah. Suatu hari wanita itu datang pada nabi dan menanyakan didoakan bakal kesembuhannya. Rasulullah berkata, jika kau mengelus dada maka kelak kau akan masuk surga, tapi jika kau mau, aku pun bisa menzikirkan untuk kesembuhanmu’. Wanita itu mengidas bagi bersabar dan menerima penyakitnya.’ Contoh kisahan inspiratif singkat ini mungkin bisa memberi motivasi terutama bikin pemeluk agama Islam. Dalam sebuah Hadis, Nabi Muhammad SAW pernah mengklarifikasi jika gempa bumi akan menggugurkan dosa. Dengan catatan, makhluk yang nyeri tersebut sabar dan menerima dengan ikhlas kondisinya. Seandainya kamu masih sering sedih jika mendapat penyakit, coba pola wanita pada cerita inspiratif pendek di atas. Cak agar punya kesempatan sembuh karena didoakan rasulullah, ia memintal untuk sabar dan nirmala dengan kondisinya. 3. Miliki Mimpi Besar Sumber Instagram – Oprah Saat masih balita, orang tuaku bererak dan aku diasuh maka dari itu nenekku. Kami umur dalam kefakiran, aku bahkan harus menggunakan karung sebagai pakaianku. Suatu masa, nenekku turun nyeri dan aku harus dulu dengan ibuku. Ibuku yaitu seorang pembantu rumah tataran yang menghabiskan sebagian segara waktunya bakal bekerja. Plong umur sembilan periode, aku diperkosa secara bergiliran oleh sepupu, paman, dan tanggungan temanku. Akhirnya aku muak dan kabur semenjak rumah pada hayat 13 tahun dalam keadaan hamil. Pada usia 14 perian aku beranak anak pertamaku. Sayangnya, anda meninggal dalam kandungan. Aku terlampau mengunjungi ayahku yang berprofesi bak pemangkas rambut rambut di Tennessee. Saat ittulah aku mencurahkan segala kekesalan dan kesedihanku buat belajar. Kerja kerasku terbayar, aku menjadi murid favorit dan lulus bagaikan siswa terbaik. Aku kembali memenangkan sejumlah penghargaan dalam permukaan syarah. Aku kemudian mengambil khotbah jurusan Komunikasi di Tennessee State University. Di sela-sadel waktu syarah, aku mencuil pencahanan misal penyebar di radio lokal. Setelah lulus, aku berangkat meniti karir di permukaan pertelevisian. Tidak mudah sebagai orang alat peraba hitam untuk berkarir di bumi televisi karena dianggap adv minim menjual. Tapi aku memiliki damba lautan dan tidak menyerah. Di semangat sembilan belas masa aku akhirnya menjadi wanita kulit hitam pertama yang menjadi pembawa berita. Aku ditunjuk menjadi pembaca berita di programa AM Chicago, acara yang kemudian beralih bentuk menjadi program minimum banyak di tonton di Amerika Kongsi bilamana itu. Pada 1986, AM Chicago pun berubah nama menjadi Oprah Winfrey Show. Lalu cerita sumir tadi, kamu bisa belajar untuk selalu memiliki senawat untuk sukses. Rintangan seperti lingkungan yang buruk, hinaan, dan keterbatasan fisik yakni sesuatu yang enggak terelakkan. Setelah berhasil melewatinya, maka tubin hambatan mentah. Meski sejenis itu, kamu dapat memilih kerjakan terus berjuang atau menyerah menggapai nyana. Kisahan inspiratif singkat tadi merupakan paradigma orang yang tidak memilih untuk menyerah. Hasilnya? Oprah berubah dari seorang wanita miskin dengan tahun mungil yang buruk menjadi salah satu dari empat ratus insan terkaya di bumi. Keren banget, ya? Baca juga Kumpulan Cerita Horor Nyata nan Akan Membuatmu Merinding 4. Semangkuk Es Krim Satu siang ketika cuaca madya tinggal panas, seorang anak kecil masuk ke intern toko es krim. Anak itu menyibuk-lihat es krim yang tersaji lalu bertanya pada penjaga toko, Pak, berapa harga semangkuk es krim sundae?’ Sang penjaga toko menjawab, Untuk semangkuk es krim sundae harganya 50 sen.’ Anak kecil itu lewat merogoh sakunya dan menotal uangnya. Sang penjaga toko mulai tak sabar. Pak, berapa harga semangkuk es krim vanilla seremonial?’ cak bertanya anak itu. ’35 sen,’ jawab penjaga toko ketus. Baiklah aku mau semangkuk es krim vanilla plain,’ pinta sang anak kecil. Momongan mungil itu terlampau duduk di meja, beberapa momen kemudian datanglah es krim vanilla baku dengan tagihannya. Anak itu menghabiskan es krimnya, menggaji tagihan di kasir, suntuk pergi. Ketika mengendalikan bidang datar anak asuh kecil itu, si penjaga toko menemukan koin 15 sen yang ditinggalkan si anak kecil laksana uang lelah. Engkau pun merasa bersalah telah bersikap agresif terhadap anak asuh itu. Contoh kisah inspiratif singkat ini menceritakan tentang seseorang yang terlalu cepat menilai orang lain. Si penjaga toko tadi terlalu cepat menilai takdirnya anak mungil tadi tak mampu membeli es krim sundae, sementara itu sebenarnya anak itu mampu. Malah, ia melakukan baik dengan memberi uang lelah. Kisah tadi layak kamu jadikan renungan dalam spirit. Sadar, jangan cepat menyimpulkan sesuatu saja karena penampilan luarnya yang buruk. 5. Bercakak di Lubang Suatu siang, seekor benturung sedang duduk santai menikmati kilangangin kincir bersilir-silir-bersilir-silir. Tak lama kemudian, datanglah seekor rubah yang hendak memangsanya. Dedes itu pun lalu bersabda, Kalau kamu memang kuat, kutantang kau bertumbukan di intern lubang.’ Rubah yang merasa percaya diri tak akan kalah melawan musang pun menyetujui usulan itu. Ia berpikir, Mau di lubang ataupun di asing sama sekadar, aku jauh lebih kuat darinya.’ Lima menit kemudian, musang itu keluar sambil mengangkut paha rubah. Dedes lagi ke tempatnya berjemur tadi. Tak lama kemudian muncul seekor serigala yang hendak memangsanya. Si dedes sekali lagi berkata, Jika engkau memang kuat, kutantang kau bergocoh di dalam gaung.’ Anjing hutan terkekeh, ia jijik dengan tingkah musang yang snobis kuat dan menyetujui usulannya. Mau di gaung mau di alas, aku tetap lebih kuat dari benturung kecil ini,’ gemam serigala. Dua puluh menit kemudian benturung itu keluar dengan menggondol paha serigala. Senja pula mulai dan hari semakin haram. Musang kemudian berteriak ke privat lubangnya, Sudah hampir gelap, kita lanjutkan kelak lagi.’ Sesaat kemudian muncul sesosok macan berpangkal kerumahtanggaan gaung. Macan itu berkata, Bagus juga idemu.’ Cerita motivasi singkat yang inspiratif tadi yakni contoh dari sebuah teamwork yang baik. Dengan bekerjasama saat berkarya, kejadian yang selit belit dicapai akan terasa lebih ringan. Tambahan pula terkadang, hasil nan diperoleh juga juga bisa makin banyak dibandingkan bekerja cak seorang diri. Luak dalam contoh cerita inspiratif singkat tadi tidak hanya berbahagia makanan, ia juga bisa selamat berasal pemangsa. Provisional, harimau bisa mujur dua mangsa sonder harus berbuat buru-kejaran. Kedua hewan tadi sama setolok kenyang, sama-sekelas diuntungkan. Baca pun Transendental Puisi mengenai Guru laksana Rasa Terima Kasih 6. Bencana Besar Pada zaman dulu, cak semau seorang kaisar yang senang pergi keluar istana dan mencamkan rakyatnya. Satu hari, engkau membelakangkan bakal menempatkan sebuah batu besar di persimpangan jalan lampau bersembunyi di semak. Selepas beberapa jam, muncul dua orang pedagang nan panjat kereta kuda. Mengintai batu besar yang menghalangi jalan, mereka menggerutu dan memilih jalan memutar. Hah! Bagaimana sih ratu ini? Ada bisikan osean seperti ini tak segera dibereskan,’ ucap keseleo suatu pendatang kesal. Beberapa jam setelah pelimbang itu lampau, muncul sendiri petani yang memikul sayur-sayuran. Mengaram batu besar menghalangi jalannya, ia pun meletakkan sayurannya di tepi jalan dan mulai memurukkan batu itu. Sedikit demi terbatas batu besar itu bisa digeser dan jalan juga normal. Petambak itu kemudian kembali ke tempat ia meletakkan sayurannya. Ia menemukan sekantung koin kencana beserta sebuah catatan dari paduka, Kuberikan emas ini bak hadiah sudah memindahkan batu samudra itu.’ Hal baik nan bisa engkau contoh dari cerita inspiratif pendek di atas adalah kemauan bagi menuntaskan masalah. Seperti peladang tadi, ketika melihat sebuah godaan di jalan. Meski enggak tanggung jawabnya dan tidak tahu akan diberi imbalan, beliau rela menyingkirkan batu besar itu. Musafir plong cerita inspiratif singkat tadi adalah contoh masyarakat yang selalu menyalahkan pemerintah atas segala petaka. Sementara itu, mereka berdua boleh menggunakan kudanya untuk menarik bujukan itu dengan mudah. Tapi mereka makin memilih lakukan marah-berang dan menyalahkan pemerintah dibanding menyelesaikannya demi kepentingan bersama. Baca juga Pusparagam Kata-Kata Pantun Cinta Romantis buat Tabo, Gebetan, dan Mantan 7. Batu Hitam Godaan Tulen Alkisah, ada koteng pemanufaktur yang berhutang pada koteng rentenir wreda. Rentenir itu diketahui tertarik dengan anak perempuan si pengusaha. Satu hari, ia datang dengan sebuah ijab kepada si pengusaha. Beliau bersedia mengikhlaskan hutang si pengusaha asal diperbolehkan menikahi anaknya. Si pengusaha pun menolak tawaran berasal si rentenir. Tapi, rentenir itu tidak menyerah dan mengajukan sebuah penawaran baru. Ia akan mengambil dua provokasi dan dimasukkannya ke dalam pundi-pundi, si pengusaha dipersilahkan menjumut suatu bujukan dari pundi-pundi itu. Jika ternyata yang diambil provokasi hitam, maka hutang si pemanufaktur akan dihapus tapi momongan perempuannya akan dinikahi si rentenir. Si pabrikan pun menyetujui usulan tersebut. Mereka kemudian mengambil provokasi berbunga pekarangan. Saat mengambil batu, pengusaha itu melihat si lintah darat memasukkan dua batu hitam ke kantung. Pengusaha terlampau nanang keras kerjakan keluar dari situasi yang tak menguntungkannya itu. Detik pundi-pundi disodorkan, anda mengambil suatu gangguan lalu beliau jala-jala-rajut tersandung dan mengakali batunya. Aduh, maafkan kecerobohanku, Tuan. Aku tadi telah mencekit satu batu tapi mengendap. Barangkali kita bisa melihat warna batu yang tersisa, karena saya pasti menjumut rayuan nan sebaliknya,’ introduksi sang pengusaha. Pemanufaktur cerdik itu membodohi bencana yang digenggamnya agar tidak adv pernah diperiksa dan mengatakan jika mencuil provokasi yang berlawanan dengan yang ada di kantung. Sebab, pasti batu yang tercecer berwarna hitam. Sehingga ia selamat dari perangkap licik si rentenir. Rentenir tua plong contoh cerita inspiratif tadi yaitu cerminan seseorang nan menghalalkan segala cara cak bagi sampai ke pamrih. Pantang menunduk adalah peristiwa yang baik, tapi bagaimana caramu mencapai hasil juga terdepan. Merakut, menyamun, dan memanfaatkan orang lain suatu momen akan membuatmu merugi. Baca juga Yuk, Baca Pusparagam Puisi Roman Kacangan yang Bikin Baper di Sini! 8. Lukisan Sendiri Sri paduka Dahulu, spirit koteng raja yang hanya n kepunyaan satu mata dan satu kaki. Raja nan abnormal itu adalah raja yang baik dan cerdas. Satu hari, saat raja melanglang-jalan di galeri kerajaan sira meluluk lukisan-lukisan pendahulunya. Ia dahulu ingin punya lukisan dirinya, sebab anda merasa satu hari anak asuh cucunya akan mengaram hal yang sekelas di sini. Kaisar lalu memanggil semua pelukis yang ada di negerinya ke istana. Ia meminta kerjakan dibuatkan lukisan nan sani dan terlihat kesatria untuk dipajang di galeri istana. Pelukis nan nyali memufakati tugas ini akan diberi honorarium sesuai dengan keindahan lukisannya. Para pelukis mulai berpikir dalam-dalam sesudah mendengar titah raja, menurut mereka tidak mungkin bisa menciptakan menjadikan lukisan yang indah sebab emir hanya memiliki satu mata dan kaki. Mereka remang jika nanti akibatnya buruk, mereka malah diberi hukuman karena dianggap menghina raja. Pelukis-ilustrator itu sekali lagi satu-satu satu mengundurkan diri dengan berbagai alasan. Lalu, keseleo sendiri ilustrator mengajukan diri buat melukis raja nan cacat tersebut. Si kaisar senang dengan keberanian pelukis itu. Berminggu-minggu si pelukis mengerjakan lukisan yang diminta yamtuan. Sampai akhirnya tiba hari momen lukisan itu dipamerkan kepada awam. Para pelukis yang mengundurkan diri hinggap ke istana, mereka sangsi lukisan itu akan mulia. Anggapan para ilustrator itu langsung sirna ketika perca penghabisan lukisan itu dibuka. Sebab, hasil lukisan itu sangatlah indah dan si raja tertentang bahaduri. Di lukisan sunan digambarkan sedang menunggangi jaran yang menghadap ke samping, serampak bersiap memanah. Sehingga kakinya yang rendah tidak terlihat dan matanya yang buta tertutup seperti madya membidik. Prabu adv amat plong dengan hasil lukisan tersebut, ia menghadiahi sebuah kastil bakal si ilustrator. Contoh kisah inspiratif singkat di atas mengajarkan tentang kepahlawanan dan tidak putus taksir privat menghadapi situasi sulit. Pelukis syah itu senyatanya mempunyai kesulitan nan sebagai halnya perupa lainnya, adalah obyek lukisan yang tidak ideal. Teknik melukisnya sekali lagi mungkin tidak kian baik dibanding ilustrator lainnya. Tapi ia tidak menyerah dan berani mengambil risiko. Jikalau ia menghadapi suatu karier, jangan tertuju sreg keadaan nan elusif atau hambatannya. Pikirkan cara untuk melalui obstruksi tersebut. Seperti yang dilakukan pelukis dalam contoh cerita inspiratif singkat ini. Baca pula Kumpulan Cerpen Sayang Romantis yang Seru dan Mengharukan 9. Jangan Terlalu Baik Bau kencur-hijau ini, Steve mengalami kemalangan mobil. Karena mobilnya harus diperbaiki di bengkel untuk waktu yang cukup lama, anda terdesak naik kereta lakukan menginjak kerja. Di stasiun ia menemukan seorang pengemis renta. Karena iba, sira memberikan adv minim persen pada pengemis tua itu. Si pengemis sangat berterimakasih atas pemberian Steve. Esoknya, ia menemukan pengemis itu lagi. Boleh jadi ini, Steve mengajak pengemis itu untuk bersantap siang bersama. Saat makan dia menyoal, Kok kau sampai sejenis ini?’ Pengemis itu menjawab, Karena menolong basyar.’ Steve bingung dengan jawaban si pengemis tua itu. Lewat, aku demap menolong orang di sekitarku,’ pembukaan pengemis tua, Entah lakukan sesuatu yang moralistis atau salah, aku cak acap berusaha menolong orang. Sebatas minus terasa aku sudah menghabiskan perian dan hartaku.’ Steve bertanya, Kau menyesalinya?’ Pengemis bertongkat sendok menjawab, Tidak, saja saja aku dayuh ketika orang-sosok yang kubantu lalu lain mau membantuku saat membutuhkan bantuan. Nak, kuberi satu nasihat.’ Lebih baik mengundang orang kesusahan ke rumahmu, daripada membagikan bata saat dia membangun rumahmu koteng,’ kata si pengemis. Steve memahami introduksi-alas kata itu dan berlega hati atas nasihatnya. Maksud nasihat pengemis sreg sempurna cerita inspiratif singkat di atas adalah utamakan diri sendiri apalagi silam sebelum menolong anak adam lain. Jangan memaksakan dirimu untuk menolong insan, sebab tidak semua orang akan membalas kebaikanmu. Terserah sebuah peribahasa berbunga Tiongkok yang berbunyi, “Terlalu banyak hal nan baik adalah sesuatu yang buruk.” Dalam hal ini, kasusnya yakni menolong insan. Menolong memang merupakan hal yang baik, tapi jika kamu lain mengintai konsekuensi lega diri sendiri maka hasilnya buruk. 10. Tes Tiga Pilihan Pada masa keemasan Kekhalifahan Abbasiyah, kehidupan seorang ulama yang sangat disegani. Satu perian, seorang pedagang kenalannya berkunjung ke rumahnya. Tuan sudah tahu permakluman nan baru saja kudengar tentang sahabat empunya?’ kata pedagang. Tunggu terlampau!’ ucap ulama, Sebelum kau memberitahuku lebih lanjur, aku cak hendak kau melewati tiga pertanyaan dariku. Aku menamainya belangkin tiga saringan.’ Pengembara itu bingung. Sang ulama silam menjelaskan, Sebelum ia mengarang tentang kawanku, ada baiknya sedikit kusaring dulu informasinya. Tes pertama, apakah kamu bisa menjamin informasi itu benar?’ Pedagang menjawab, Tidak, aku baru sahaja mendengarnya dari seseorang. Tapi…’ Oke, berjasa kamu tidak bisa menjamin kebenarannya.’ Jamhur melanjutkan pula, Apakah kabar adapun temanku yaitu suatu informasi yang baik?’ Petualang menjawab, Tak, lebih lagi sebaliknya ia…’ Oke, berarti beliau akan mengomong tentang masalah nan belum pasti etis.’ Ulama melanjutkan kembali, Terakhir, apakah mengarifi hal itu memberiku keuntungan?’ Tidak ada,’ jawab petualang itu. Sekiranya keburukan kawanku belum tentu benar dan enggak ada keuntungan apa pun mengetahuinya, untuk apa kamu cerita?’ tanya si jamhur. Masih suka ghibahin orang bukan? Entah itu tentang jiran, uri, atau teman sekelasmu? Barangkali selepas mengaji hipotetis cerita inspiratif sumir tadi, kamu bisa mencatat sungguh buruknya keadaan tersebut. Mendengarkan gosip buruk mengenai orang lain adalah hal yang tidak berguna, sementara menyebarkan gosip adalah hal nan buruk. Coba contoh ulama sreg contoh cerita tadi, ia makin memilih tidak mendengar apa yang hendak dibicarakan pedagang daripada mendengar berita yang tidak jelas kebenarannya. 11. Air nan Pening Suatu saat Sidharta Gautama melakukan perjalanan mengunjungi beberapa daerah tingkat bersama muridnya. Sesaat sebelum memasuki kota mula-mula, beliau berlindung di pangkal sebuah pohon yang rindang. Di sekitar tempat mereka berteduh itu, suka-suka sebuah haud katai Sidharta Gautama kemudian meminta muridnya mencoket air cak bagi minum dari danau tersebut. Detik itu di haud sedang banyak warga yang membasuh pakaian sambil bermain di air. Air danau tersebut menjadi terbang. Pelajar itu tinggal kembali ke medan gurunya lalu mengomong, Air di telaga itu sangat mencacau dan banyak turunan yang mencuci pakaian di sana. Izinkan aku pergi ke tempat lain mencari air.’ Sidharta Gautama lalu menyuruh muridnya cak bagi bermeditasi bersamanya di sumber akar pohon itu. Setelah beberapa saat, ia menyuruh muridnya pula ke danau untuk mengambil air pula. Detik si pesuluh kembali ke haud, sudah lalu tidak ada orang yang mencuci pakaian. Air danau pun sudah jernih karena kotorannya telah mengendap ke pangkal tasik. Si petatar itu pun mengambil air dan mengantarkannya pada gurunya. Sidharta Gautama lalu berbicara, Air keruh di danau seperti ingatan manusia detik stres. Darurat, air yang jernih sebagai halnya ingatan manusia momen tenang. Terkadang jalan terbaik bagi menjernihkan perasaan merupakan dengan bersabar.’ Seperti mana kata-kata Sidharta Gautama dalam transendental cerita inspiratif pendek tadi, perkembangan terbaik menjernihkan pikiran yakni sabar. Ketika berpikir, otakmu bersusah payah yang diibaratkan seperti turunan yang mencuci di danau tadi. Jadinya, stress dan penat seperti air keruh. Kaprikornus takdirnya kamu merasa penat dengan keseharian, ada baiknya kamu panjang hati dan tenang. Siapa meneguk secangkir kopi dulu, mendengar musik, atau mendaras artikel sempurna cerita singkat yang inspiratif seperti mana ini. 12. Mandu Tuhan Menjatah Sambung tangan Di sebuah desa yang terletak di bantaran batang air, terwalak sebuah kuil yang kerap dikunjungi penghuni. Kuil tersebut diurus oleh koteng pendeta yang sangat taat beribadah. Satu hari pada peralihan musim, terban hujan deras nan menyebabkan batang air meluap. Perlahan tapi pasti, air start memasuki rumah warga hingga setinggi mata kaki. Sebagian segara warga kemudian mengungsikan diri serempak mengapalkan komoditas berharga. Riuk suatu penduduk yang mengungsi memperingatkan pendeta yang masih berdoa di kuil cak bagi segera pergi dari desa. Imam itu berkata, Dasar enggak beriman! Ia pikir aku akan pergi begitu namun? Tak sebagaimana kalian, aku optimistis Tuhan akan menyelamatkanku. Pergilah belaka duluan!’ Hujan masih berlanjut, kali ini ketinggian air telah menjejak pinggang. Penghuni nan tersisa membebaskan perahu karet dan mengetanahkan diri. Bilang penduduk mengusut kuil dan menemukan rohaniwan duduk di atas mejanya. Mereka memaksanya naik ke perahu, namun pendeta itu tetap menolak bikin memencilkan dengan alasan yang selevel. Pendeta yang ki ajek itu terus berdoa di ruangannya. Tapi hujan abu nan turun belum menunjukkan stempel-logo akan mengetem. Air pun terus menanjak hingga pater harus naik ke tarup. Beberapa ketika kemudian, helikopter cak regu SAR nomplok dan menjemputnya. Imam itu masih menolak untuk mengungsi. Engkau yakin bahwa Tuhan akan menyelamatkannya. Karena hal yang semakin berbahaya, helikopter pun meninggalkanya. Satu jam berlalu sejak helikopter tadi menghadap pendeta, hujan masih deras dan sang pendeta start kesulitan lakukan bertahan di atap. Ia mulai mangut dan berkata, Halikuljabbar, aku sudah selalu taat menyembahmu. Aku percaya engkau morong menyelamatkanku. Tapi mengapa kau biarkan aku menderita terus begini?’ Sesaat kemudian muncul suara, Aku tahu engkau taat padaku. Aku telah mencoba menyelamatkanmu tiga bisa jadi. Satu dengan sosok yang memperingatkanmu mengungsi, dua dengan kano karet, dan yang terakhir dengan helikopter.’ Cerita inspiratif singkat tentang rohaniwan di atas menggambarkan manusia taat beragama yang terlalu fanatik. Saking fanatiknya terhadap Halikuljabbar, engkau menjadi tidak bisa nanang dengan mantiki dan konsekuen. Lewat cerita tadi kita boleh berlatih, Almalik mendengarkan semua keluhan manusia-makhluknya. Belaka hanya, terkadang pertolongan berpangkal Almalik kita abaikan. Hasilnya, banyak kesempatan dalam hidup nan terlewatkan begitu doang. 13. Ingat-Siuman Jasa Ibu bapak Sumber Wikimedia Commons Hari ini Putri berulang tahun yang ke 14. Galibnya di musim ulang tahun Putri, ibu akan memasak makanan kesukaannya dan ayah akan memberikan hadiah. Seperti itu genta pulang sekolah berbunyi, Putri refleks bergegas pulang, berharap kejutan dari basyar tuanya. Tapi hari itu ternyata adik Putri sedang sakit, sehingga ibu repot merawat anaknya yang sakit. Otomatis, sirnalah maksud putri cak bagi bersantap nafkah kesukaannya. Amoi kesal pada orangtuanya karena merasa tidak diperhatikan. Ia terlampau pergi berpangkal rumah menuju ke taman sekaligus marah-marah. Bukan lama kemudian, perutnya mulai sakit perut karena lapar. Saat itu hanya cak semau tukang bakso keliling nan berdagang di yojana. Cewek pun mendekati juru bakso itu, sayangnya beliau tidak n kepunyaan uang. Melihat wajah Cewek yang memelas, tukang bakso itu menawarinya semangkuk bakso gratis. Sinkron memakan semangkuk bakso itu, mulai-tiba air mata putri merintik-rintik. Abang pandai bakso pun bertanya, Kenapa nangis, Neng?’ Sebenarnya ini hari ulang tahunku, aku trenyuh, abang yang bau kencur kenal malah baik banget,” jawab Kuntum. “Orang tuaku lebih-lebih ngga peduli.’ Ya kalo ahmar yang baru kasih Neng makan sekali aja udah bikin tersentuh perasaan, apalagi ayah bunda Neng nan udah bertahun-waktu kasih makan. Jangan ngeremehin ibu bapak koteng Neng, kelak nyesel lho!’ kata ahmar tukang bakso. Pemudi pun mendengarkan nasihat berma bakso itu dan pulang. Setakat di rumah, ia meminta belas kasihan puas ibunya. Perian dies natalis merupakan momen nan singularis dan ditunggu oleh beberapa khalayak. Sreg hari itu, menciptakan menjadikan perayaan katai bersama batih, inversi, atau pacar adalah peristiwa nan menyenangkan. Kendati begitu, jika ada hal enggak yang lebih meminggirkan maka cobalah kerjakan mentolerir hal tersebut. Putri dalam cerita tadi awalnya adalah anak yang individualis dan bukan ingin mengarifi ibunya yang sibuk. Tapi setelah dinasihati ahli bakso, anda pun sadar akan keegoisannya. Contoh cerita inspiratif singkat ini mengajarkan banyak hal, sebagaimana mengatak prioritas, toleransi, sebatas menghargai jasa orang berida, cocok buat menjadi renungan hidup. 14. Anak Mungil Penjual Bunga Di sebuah kunci bursa ada sendiri anak perempuan kecil yang menjual bunga mawar kepada manusia-orang nan lewat. Anak asuh itu biasa berdagang di sana berasal siang hari hingga petang. Satu siang saat menerobos pusat perkulakan, momongan kecil itu mendekatiku. Mamanda mau beli bunga mawar, Om? Bisa buat ulam-ulam alias pacarnya Pakcik, murah cak kenapa panca ribu aja.’ prolog momongan itu. Kutolak dengan halus tawaran itu karena aku grusa-grusu. Sempat kulihat di keranjang anak asuh itu masih terbelakang sekitar dua puluh gagang cangkul ros. Tunggang harinya aku lewat pusat perbelanjaan itu lagi dan mengawasi si anak kecil masih menawarkan bunganya. Kamu menawarkan bunga pula padaku, nada-nadanya lalai siang tadi telah menawarkan anak uang. Kutengok keranjangnya masih selingkung empat belas tangkai ros. Aku iba dengannya tapi karena aku masih punya urusan dan tidak membutuhkan anak uang, kutolak dengan kecil-kecil suntuk kuberi anak itu selembar uang lima mili. Anak itu menjeput uangku lalu memberikannya sreg sendiri pengemis di dekat sana. Kutanya anak itu, Kenapa uangnya dikasih ke pengemis? Adik nolak rezeki?’ Momongan itu menjawab, Saya ke sini karena disuruh ibu jualan, nan ke sini buat minta-minta pengemis itu. Om riuk belas kasih peranakan.’ Anak perempuan sreg kisah inspiratif pendek tadi adalah contoh turunan yang pantang tunduk. Kamu bahkan lebih memilih rezeki hasil usahanya sendiri dibanding tip bersumber rasa kasihan orang tidak. Sementara itu, bunga mawar dagangannya masih tersisa banyak di keranjang. Jika ia masih sering mempersunting sesuatu pada orang sepuh dengan cuma-cuma, mungkin gadis pada cerita inspiratif singkat ini bisa kamu konseptual. Sekecil segala kembali keinginanmu, cobalah berusaha memenuhinya koteng malah dahulu. 15. Narasi Tukang Papan Alkisah, seorang tukang tiang tua yang sudah berkreasi puluhan tahun tiba merasa jika tubuhnya sudah semakin bertongkat sendok untuk berkreasi. Ia lalu memantapkan diri lakukan berujar dengan mandornya tentang rang bikin pensiun. Mendengar rencana pensiun itu, si mandor menjadi sedih. Sebab, tukang kayu nan hendak pensiun itu adalah tukang kayu terbaiknya. Mandor lalu mengizinkan pandai kayunya purnabakti sesudah mengamankan satu proyek lagi. Beberapa minggu kemudian, hinggap sebuah proyek mentah bikin membuat apartemen. Tukang kayu wreda nan hendak purnabakti dipasrahi sebagai pengasuh, beliau diberi kebebasan membuat bangunan itu sesuka hatinya. Setelah sempat antaran terakhirnya adalah sebuah rumah, tukang itu menjadi jengkel. Sebab, apartemen memakan waktu yang memadai lama lakukan selesai. Ia sekali lagi bekerja kelesa-malasan dan membentuk rumah dengan bawah-asalan. Bahan-bahan nan digunakan pun enggak diteliti kualitasnya. Saat rumah itu selesai sang mandor mendekati si pandai kayu tua dan mengomong, Rumah nan kau bangun ini ialah hadiah dariku untukmu. Terima pemberian telah bekerja dengan baik.’ Eksemplar cerita inspiratif ringkas tadi mangajarkan pada kita bagi burung laut sungguh-alangkah dalam melakukan sesuatu. Entah itu bekerja, berlatih, atau berkarya, berikan demap usaha yang terbaik kiranya dia tidak menyesal. Jangan seperti tukang kayu berida pada contoh cerita ringkas inspiratif tadi. Hanya karena ia sudah malas mengerjakan sebuah apartemen, ia bekerja pangkal-asalan dan menunggangi bahan yang buruk. Bayangkan kalau kamu sungguh-betapa mengerjakan rumah itu, ia bisa pensiun dan n kepunyaan rumah nan bagus. Apakah Contoh Narasi Inspiratif Singkat Tadi Mampu Membuatmu Termotivasi? Dari kisah nan berdasar roh nyata hingga yang ialah fabel, apakah ada arketipe cerita inspiratif pendek nan berhasil membuatmu termotivasi? Jika iya, cobalah bagikan plong teman, inai, dan saudaramu yang sama-sama butuh suntikan semangat. Kalau ia suka membaca kumpulan cerita di sela-sadel istirahat, cobalah baca artikel-artikel enggak yang ada di ruang pen KepoGaul. Suka-suka banyak cerita dari yang inspiratif, lucu, islami, setakat penuh pesan moral. Selamat membaca! Mochammad Bayu Seto merupakan alumni Aji-aji Hubungan Dunia semesta UMY. Lelaki dengan hobi menggambar ini luang terjun di bidang film pendek seumpama script writer dan sutradara dan memenangkan beberapa penghargaan. Tidak hanya film, engkau juga ialah coffee enthusiast.
cerita motivasi belajar dari kegagalan